1.950 Buruh PT Simongan Plastic, Dirumahkan Tanpa Diberikan Kejelasan Haknya

0
45

Gambar buruh-buruh PT Simongan Plastic, yang sedang duduk di depan pabrik menanti kejelasan nasib mereka. Sumber foto: suaramerdeka.com

Semarang – Sebanyak 1.950 buruh yang bekerja di PT Simongan Plastic, masih belum mendapatkan kejelasan atas status mereka di perusahaan tersebut. Pasalnya, para buruh sudah dirumahkan sejak empat bulan lalu, namun belum mendapatkan hak-haknya sebagai buruh.

PTSimongan Plastic berlokasi di Jl Raya Jl Raya Randugarut, Kendal – Semarang, mempekerjakan ribuan buruh yang mayoritas adalah perempuan. Dengan upah rata-rata sekitar 2 juta rupiah per bulan. Perusahaan tersebut telah berdiri selama puluhan tahun dan memproduksi karung.

Menurut Supriyanti, salah seroang pekerja di perusahaan tersebut, nasib mereka menggantung dan para buruh tidak dapat merasakan ketenangan. “Kalau memang di PHK atau diteruskan, ya berikan kepastian. Dan sampai saat ini, kami belum menerima gaji selama empat bulan,” ujarnya seperti dikutip dari Suara Merdeka.

Bukan hanya soal gaji saja teryata masalah yang dialami buruh, tapi tunjangan hari raya yang juga adalah hak mereka baru dibayarkan setengahnya. “THR yang diberikan hanya separuhnya, atau sekitar 1 juta. Dan untuk mendapat THR perlu negosiasi yang panjang, karena dari pagi baru bisa dapat jam 12 malam,” sambungnya.

Sementara itu, pihak serikat buruh yang dipimpin oleh Ketua Serikat Pekerja Simoplas Grup Ahmad Zainudin juga masih merundingkan masalah ini. “Para buruh tidak melakukan aksi unjuk rasa, tetapi hanya ingin meminta kejelasan nasib kami, kalau memang di PHK ya beri pesangon, tetapi jika tidak ya gaji kami empat bulan ini ya dibayar,” tegas Zainudin.

Namun demikian, sejak kemarin, pihak manajemen perusahaan belum dapat dikonfimari, para awak media yang hendak menemui manajemen tidak diperkenankan oleh petugas keamanan, karena tidak ada orang yang berwenang untuk memberikan penjelasan. (gum)

LEAVE A REPLY