November 28, 2021

#INDONESIADARURATUPAH , BERSAMA LAWAN POLITIK UPAH MURAH !

2 min read

Brebes, 22/11 – Pasca beredarnya KepGub mengenai Kenaikan UMP tahun 2022 dan Aksi GEBRAK yang menggruduk Kantor KemNaKer RI memprotes agar Menaker, Ida Fauziyah mencabut SE tentang Penetapan Upah Tahun 2022 yang rata-rata kenaikannya secara nasional hanya 1%. Jawaban yang diberikan pun pasca Audiensi dengan Perwakilan Kemnaker RI bernada ‘klise’ seolah melepas tanggungjawab, dan lebih fokus memproduksi konten TikTok dengan materi unfaedah.

Gelombang perlawanan dan kemarahan akibat UMP dan UMK yang NAIK TIPIS bahkan TIDAK ADA KENAIKAN terus terjadi di berbagai daerah.
Kawan-kawan SBMD TSH-KASBI bersama Aliansi Serikat Buruh Brebes memulai Senin Pagi dengan Aksi Demonatrasi secara All-Out. Banyak pabrik yang buruhnya ikut terlibat aksi perjuangan upah, bahkan terjadi mogok kerja dan kemudian ribuan buruh memenuhi jalanan dengan konvoi menuju Pendopo Kabupaten Brebes kemudian berlanjut dengan Audiensi antara SP/SB, APINDO. Bupati dan Sekda Brebes.

Kemudian disusul dengan GASBUMI-FSBMigas KASBI bersama Aliansi Buruh Indramayu, serta kawan-kawan FSBN KASBI Kota Tangerang beserta AB3 juga melakukan Aksi Penolakan Penetapan Upah Murah tahun 2022. Kawan-kawan buruh  AB3 ditemui oleh Kepala Dinas Setempat, namun sayangnya Walikota Tangerang beserta jajarannya seolah enggan untuk menemui kawan-kawan AB3.

Dalam aksi yang dilakukan hari ini, setidaknya kawan-kawan ASBB mengantongi Rekomendasi Kenaikan Upah 10% serta penerapan struktur dan skala upah yang rencananya besok (23/11) akan diserahkan ke Gubernur Jawa Tengah. Namun bukan berarti aman, masih perlu adanya Pengawasan dan dorongan agar GubernurJateng mau menetapkan Kenaikan UMK Brebes tahun 2022 sesuai kesepakatan tersebut.

Sedangkan Kawan-kawan buruh Indramayu yang tergabung dalam ABI diberikan harapan kosong tanpa adanya kesepakatan mengenai Kenaikan UMK Indramayu tahun 2022. Pun sama halnya dengan Kawan-kawan AB3 Kota Tangerang yang tidak mendapat kesempatan untuk Audiensi dengan Walikota Tangerang hingga menyebabkan beberapa Perwakilan Depeko Tangerang Walkout.

Selanjutnya besok pagi beberapa Kota/Kabupaten akan melakukaan Aksi Daerah. Diantaranya Karawang dan Bekasi.

Terus jaga nyala api perjuangan dalam melawan Kebijakan Politik Upah Murah tahun 2022 !

Bangun Persatuan dengan seluruh kelompok Gerakan rakyat disekitar, Hancurkan Neoliberalisme !

a luta continua 
Salam Muda Berani Militan !

#IndonesiaDaruratUpah #MosiTidakPercaya  #CabutOmnibusLaw #LawanMonsterOligarki

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lupa, Like Share & Subscribe !

en_USEnglish